9 am to 6 pm

Monday to Saturday

Jl. Kyai Caringin 12B Cideng

Jakarta Pusat, 10150

(021) 27899526

cs@krproperty.id

Compare Listings

Mengapa jadi agen KR Property dan bagaimana untuk bergabung

Mengapa jadi agen KR Property dan bagaimana untuk bergabung

Mengapa bergabung dengan KR Property? Mengapa tidak menjadi agen perorangan atau broker tradisional saja, tokh anda bisa mengerjakan semuanya sendiri kan.

Saya adalah seorang broker, jadi saya bisa memberikan jawaban dari sudut pandang broker.

Paling tidak ada dua alasan mendasar. Percaya atau tidak, faktanya adalah orang lebih cenderung untuk melakukan bisnis dengan orang yang mereka kenal, atau setidaknya memiliki kesamaan identitas. Contoh, anda punya listing dan kemudian ada orang lain yang share di grup whatsapp bahwa klien orang ini sedang mencari properti yang spesifikasinya persis seperti listing yang anda miliki. Namun apakah anda akan serta merta mengajak orang itu untuk cobroking? Belum tentu. Satu, anda tidak kenal dia. Dua, dia agen perorangan. Anda kuatir setelah anda antar dia showing, berikut-berikut orang ini akan datang sendiri, langsung ke listing anda itu.

Sadar atau tidak menjadi agen perorangan sebenarnya membatasi pergerakan kita. Mengapa orang cenderung tidak percaya dengan agen perorangan? Simple saja. Jikalau agen itu berkantor, masih ada kantornya yang anda bisa cari, masih ada principalnya yang bisa ditanya, masih ada asosiasi real estate broker atau AREBI yang anda bisa mengajukan komplain.

Tetapi kalau perorangan, mau cari dimana?

Alasan kedua, anda berada dalam posisi yang lemah jikalau ada kasus hukum. Misalkan anda telah membawa satu klien ke rumah yang anda sementara pasarkan. Kemudian terjadi tawar-menawar, dan ternyata tidak ketemu. Lalu transaksinya kelihatannya batal.

Sebulan kemudian anda mengetahui bahwa rumah itu sudah terjual, dan ternyata itu terjual ke klien yang dulu anda bawa. Nah sekarang pikirkan, anda mau nuntut klien ini, tapi anda sadar bahwa anda juga punya celah. Anda broker tanpa izin. Ketika anda mau menggugat klien tersebut, maka klien itu akan mempertanyakan izin anda dan bisa saja balik menggugat anda. Bukannya dapat uang, malah dapat urusan dengan polisi.

Mungkin anda berpikir ya sudahlah kalau kasus begitu biarkan saja. Tetapi bisa saja kasusnya tidak ada hubungan dengan komisi. Misalkan anda berhasil menutup satu transaksi. Kemudian pihak penjual mendapatkan tawaran lain yang lebih tinggi lalu membatalkan sepihak transaksi itu. Pihak penjual kemudian hanya mau mengembalikan DP yang sudah dititipkan, tanpa mau membayar dendanya misalnya, ya dengan alasan yang bisa saja dia cari-cari.

Pembeli ini tidak terima. Dan kemudian menganggap anda tidak becus sebagai broker. Apalagi setelah dia mengetahui anda itu broker tradisional. Satu dia akan menggugat pemilik, dua dia akan menggugat anda juga.

Jadi agen perorangan tanpa izin berarti anda selalu membawa celah hukum itu kemana-mana. Bagaimanapun juga sosialisasi bahwa broker properti harus ada izin itu sudah gencar dilakukan dimana-mana dan sudah ada kasus-kasus yang diliputi oleh media. Jadi masyarakat lambat laun akan tahu, bahwa broker properti itu harus punya izin broker. Dan jika anda tidak punya izinnya, ini menjadi titik lemah anda.

Saya bisa mengerti, bahwa alasan finansial adalah alasan utama kenapa orang tidak mau bergabung dengan satu kantor. Tetapi coba pikir, mana yang lebih tinggi, 1 transaksi setahun dengan komisi 100 juta yang anda ambil 100% atau 3-4 transaksi setahun dengan komisi 100 juta juga, yang anda ambil 70% nya? Belum lagi dengan faktor alasan keamanan melakukan pekerjaan sebagai broker properti.  Anda harusnya berpikir ulang dengan tetap menjadi agen perorangan.

Di KR Property, kami memberikan split komisi 70% langsung dari transaksi pertama agen tersebut.

Akan tetapi untuk bagian kantor yang anda berikan itu bukan hanya sekedar bagian kantor yang diberikan tanpa ada manfaat apa-apa selain status berkantor dan merek kantor properti yang tercantum di kartu nama dan spanduk anda. KR Property beriklan secara maksimal di internet untuk bisa mendatangkan calon-calon pembeli dan penyewa ke agen-agennya yang memuat listingnya di website KR Property. Anda bisa melihat videonya disini. KR Property telah bekerjasama dengan Trovit sehingga semua iklan KR Property itu selalu muncul di tempat teratas di Trovit. Dan bukan cuma di Trovit, di Google Adwords, Facebook, dan berbagai media online lainnya. Website KR Property saat ini sudah mencapai 100,000 kunjungan per bulan.  Tujuan semua ini hanya satu, untuk mendatangkan leads yang valid bagi agen-agennya. Supaya marketing di KR Property itu bisa closing lebih sering.

Itu alasan pertama mengapa bergabung di KR Property. Alasan kedua adalah legal back up. Di KR Property apabila terjadi kasus seperti yang saya jelaskan di atas, yaitu anda bawa klien, kemudian sudah serius, tawar menawar atau mungkin malah deal, dan kemudian ternyata transaksi tidak jadi di depan anda, malah dibelakang anda, maka itu akan dihandle oleh inhouse legal KR Property. Selama anda punya bukti-bukti formal seperti ada perjanjian pemasaran tertulis, ada bukti showing melalui anda, dan ada bukti sudah terjadi peralihan hak, maka selanjutnya hal itu akan diurus oleh inhouse legal KR Property. Bila mediasi dan somasi tidak ditanggapi dan hal ini harus berlanjut ke pengadilan, maka untuk transaksi dengan komisi di atas nilai tertentu dan gugatan hukumnya dilakukan di Jakarta, hal itu akan ditangani lebih lanjut oleh legal KR Property. Anda tidak perlu harus repot-repot membayar biaya jasa pengacara.

Dua alasan mendasar ini adalah alasan yang paling penting mengapa anda sebaiknya bergabung dengan KR Property. Untuk manfaat-manfaat lainnya anda bisa baca disini. Bila anda sudah ingin bergabung maka silahkan tinggalkan pesan disini dan kami akan mengatur jadwal interview untuk mengenal anda lebih jauh.

 

 

 

img

Alvin Alexander

Alvin Alexander, alumni SMA Taruna Nusantara, adalah CEO dari KR Property Indonesia, anggota dari National Association of Realtors USA dan saat ini menjabat sebagai wakil bidang Hukum dan Kode Etik Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD DKI Jakarta.

Related posts

Ini 4 kesalahan yang dilakukan agen properti

Terlalu fokus pada pembeli bukan penjual, adalah contoh kesalahan yang umum dilakukan oleh broker properti. Baca 4 kesalahan yang harus dihindari oleh agen properti.

Continue reading
KR Property Team
by KR Property Team

Tips jual cepat properti

Ketika anda hendak menjual atau menyewakan properti, ujung tombak dari lakunya properti anda adalah agen properti. Itu sebabnya jangan salah memilih agen, dan jangan pula menunjuk semua agen.

Continue reading
KR Property Team
by KR Property Team

How to survive as an agent

Untuk bisa survive sebagai broker anda perlu melakukan 4 hal : sell everything, get assistant, get passive income and get the highest possible commision split.

Continue reading
Alvin Alexander
by Alvin Alexander