9 am to 6 pm

Monday to Saturday

Jl. Kyai Caringin 12B Cideng

Jakarta Pusat, 10150

(021) 27899526

cs@krproperty.id

Compare Listings

Tips membeli properti di Australia

Tips membeli properti di Australia

Sebelum anda membeli properti baru di Australia, lakukan pemeriksaan dulu terhadap hal-hal berikut:

Seberapa Besar Minat Penduduk Lokal Terhadap Projek Itu

Di bawah hukum Australia, foreign resident (orang asing yang tinggal di Australia kurang dari 6 bulan, atau lebih dari 6 bulan tetapi terus menerus melakukan travelling di Australia sehingga di setiap tempat hanya tinggal dalam jangka waktu yang pendek) hanya diijinkan untuk membeli 3 jenis properti : properti baru, tanah kosong (yang harus dibangun dalam waktu paling lama 4 tahun), atau properti lama tetapi sama sekali tidak bisa digunakan sehingga harus direnovasi total. 

Foreign resident tidak diijinkan untuk membeli established residential atau properti sekunder yang sudah digunakan dan bisa langsung digunakan bila dijual lagi, kecuali status orang tersebut sudah meningkat minimal menjadi temporary resident.

Temporary resident adalah orang asing yang mendapatkan ijin untuk tinggal di Australia minimal selama 12 bulan. Temporary resident boleh membeli properti sekunder, tetapi maksimal satu, dan itupun harus digunakan sendiri (tidak boleh disewakan).

Ini berarti apabila kita ingin membeli properti baru di Australia, maka pertanyaan paling utama adalah, apakah orang Australia sendiri berminat dengan properti ini? Mengapa? Karena nanti kalau kita mau jual lagi, kita hanya bisa menjual ke WN Australia, PR (permanent resident) Australia atau minimal temporary resident.

Jikalau orang Australia sendiri tidak begitu berminat, maka anda akan mengalami kesulitan pada saat menjual lagi nanti.

Gunakan situs realestate.com.au untuk mengetahui tentang demografi dan profil dari area properti yang hendak dibeli

Salah satu kelebihan membeli properti di Australia adalah tersedianya informasi yang cukup di internet tentang area-area (suburbs) di kota-kota utama di Australia. Beli properti di area elit yang ramai dengan pertokoan, restoran, cafe, dsb seperti misalnya di Chapel Street, Melbourne. Selain karena faktor kedekatan dengan berbagai fasilitas lifestyle, juga karena alasan tingkat permintaan sewa dan pembelian properti sekunder nya.

Belilah properti mewah daripada properti rata-rata

Pasar rental di kota-kota utama Australia cukup tough. Hal ini dikarenakan tingginya penjualan properti baru ke pasar internasional di Jakarta, Singapore, Hongkong, Shanghai, dsb, sementara permintaan sewa dari penduduk lokal cenderung stabil. Akibatnya tenant menjadi lebih pemilih. Dengan harga sewa yang relatif sama ataupun berbeda sedikit, maka tenant akan cenderung memilih properti yang lebih mewah daripada yang rata-rata.

Belilah properti dengan jaminan sewa yang panjang jikalau ada

Apabila satu developer menawarkan jaminan sewa hanya 1 atau 2 tahun, maka anggap saja itu hanya sebagai bagian dari promosi penjualan mereka. Tetapi apabila developer berani menawarkan jaminan sewa sampai 5 tahun misalnya, umumnya dengan bekerjasama dengan operator serviced apartment,maka itu artinya mereka punya keyakinan yang tinggi dengan pasar rentalnya. Artinya pendapatan sewanya benar-benar adalah pendapatan real, bukan pendapatan yang diperoleh dari hasil subsidi silang dengan harga penjualan.

Pastikan bahwa contract sale mengandung option untuk menjual lagi sebelum completion 

Pembeli internasional umumnya membeli properti baru yang masih belum jadi atau disebut off planproperty. Di Australia, untuk membeli off plan property cukup membayar deposit sebesar 10% dan kemudian sisanya nanti pada saat sudah jadi.

Selambat-lambatnya 6 (enam) minggu sebelum settlement (pelunasan properti), pembeli ini sudah harus mengajukan mortgage jikalau pembayarannya ingin menggunakan bank.

Adakalanya kondisi keuangan pembeli tidak memungkinkan untuk mengajukan pinjaman. Dalam keadaan seperti itu, supaya tidak kehilangan uang depositnya, maka pembeli tersebut harus segera menjual haknya ini ke orang lain. Karena properti tersebut belum jadi (serah terima/settlement) maka properti ini masih bisa dijual ke pembeli internasional lainnya.

Akan tetapi pastikan bahwa dari awal ketika kita membeli, di contract sale nya tercantum klausul hak kita untuk menjual lagi properti ini sebelum completion. 

Hal ini karena kalau kita menjual sebelum completion, dan developer itu sendiri masih punya banyak stok unit yang belum terjual, berarti dia harus berkompetisi dengan kita untuk menjual properti di apartemen tersebut. Jadi ada developer yang tidak mengijinkan properti itu dijual lagi sebelum completion. 

Hal ini biasanya berlaku untuk properti off plan yang serah terima sudah kurang dari 12 bulan.

Tips penutup

Gunakan jasa agen properti yang profesional di Jakarta ketika anda hendak membeli properti di Australia. Sehingga agen tersebut bisa membantu anda untuk mengkomunikasikan kebutuhan anda kepada pihak developer di Australia.

img

KR Property Team

KR Property is a fully accredited real estate agency in Jakarta comprises of real estate specialists, marketing professionals, creative designers, and digital advertising experts who work together to deliver our clients best in-class results. Whatever your property needs, we'd like to hear from you. Just drop us email at cs@krproperty.id

Related posts

“Saya nggak butuh-butuh amat untuk jual”

Seringkali ketika kita mengatakan harganya kemahalan, pemilik properti berkata "Saya nggak butuh-butuh amat untuk jual sebenarnya." Bagaimana selanjutnya?

Continue reading
Alvin Alexander
by Alvin Alexander

Apakah saya harus membeli atau menyewa rumah?

Membeli atau menyewa rumah ? Belum tentu membeli. Kita harus menghitung "user costs" membeli rumah dan membandingkannya dengan harga sewa.

Continue reading
KR Property Team
by KR Property Team

Ini 4 alasan membeli properti di luar negeri

Mau tahu tentang investasi di luar negeri? Ini 4 alasan membeli properti di luar negeri yang perlu anda pertimbangkan.

Continue reading
KR Property Team
by KR Property Team